Sekilas PT. SIDO AGUNG UNGGAS DJAYA
Usaha Sido Agung Group diawali dengan usaha peternakan ayam broiler yang didirikan oleh Liem Chie An pada tahun 1982 di Magelang. Usaha peternakan ayam broiler yang awalnya berkapasitas 500 ekor saja, kemudian berkembang dengan pesat.
Usaha Liem Chie An kemudian berkembang menjadi usaha trading hasil peternakan pada tahun 1988 dengan cakupan area Jawa-Bali dan Sumatera. Pada tahun 1995, Liem Chie An sebagai founder dan pemilik melakukan kerjasama ekspansi dengan koleganya untuk mulai mengembangkan usaha peternakan ayam broiler dan petelur di beberapa lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Untuk mendukung usaha peternakan ayam yang dijalankan, pada tahun 1998 bersama beberapa koleganya Liem Chie An mengembangkan pabrik pakan ternak yang berlokasi di Sidoarjo dan Pandaan dengan nama PT Panca Patriot Prima.
Seiring dengan terus berkembangnya jumlah populasi ayam baik broiler ataupun layer yang dimilikinya, pada tahun 2015 Sido Agung Group kembali melakukan pengembangan usaha di bidang pakan ternak dengan mendirikan pabrik pakan berkapasitas 20.000 ton/bulan di Cirebon dengan nama Sido Agung Agro Prima, selain mengembangakan kapasitas layanan untuk lini budidaya dan kemitraan, berdirinya pabrik ini juga menjadi penanda keseriusan group dalam mengembangkan produk, formula terbaik untuk konsumennya.
Pada tahun 2017, Group usaha mulai mengembangkan hilir usaha dengan mengambil alih sebuah Rumah Potong Hewan Unggas di Garut melalui PT Sido Agung Food Processing. Dengan demikian Sido Agung Group melengkapi portofolio bisnisnya mulai dari hulu ke hilir.
Group usaha kemudian menambah kapasitas produksi pakan ternak lagi dengan mendirikan pabrik pakan ternak, PT Sido Agung Farm di Magelang dengan kapasitas 20.000 ton/bulan, dengan demikian total kapasitas produksi pakan group menjadi lebih dari 35.000 ton/bulan.
Saat ini group usaha memiliki lebih dari 3.000 mitra peternak, mengelola 33 kantor cabang kemitraan 5 Pabrik Pakan Ternak, 2 Rumah Potong Hewan Unggas dengan cakupan area layanan dari Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.